logo

 

gugatan mandiri

aplikasi sitipadia

Written by Agung Dwi A. on . Hits: 43

Pengadilan Terkesan Serba Salah dalam Menangani Kebanjiran Dispensasi Kawin

Oleh: Drs. Suyadi, MH.
(Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan)

A. Pendahuluan

Sebelum berbicara tentang kebanjiran Dispensasi Kawin, mungkin ada baiknya kita mengamati banjir (air yang berlebihan) yang terjadi di sekeliling kita dan jika perlu mengamati banjir yang pernah terjadi di seluruh penjuru Nusantara atau bahkan di penjuru dunia dan perlu tahu juga, bagaimana cara mengatasinya.

Pada umumnya sungai atau kali itu terpola terdiri dari hulu dan hilir serta muara. Hulu merupakan aliran sungai yang berada di atas (sumber air) biasanya dari pegunungan. Sedangkan hilir merupakan aliran sungai atau kali berada di bawah. Sedangkan muara sungai merupakan wilayah badan air tempat masuknya satu atau lebih sungai ke laut, samudra, danau, bendungan atau bahkan sungai lain yang lebih besar.

Sebenarnya sudah sering ada pembahasan bertema Dispensasi Kawin (DK) include (termasuk) Nikah Dini (ND) baik dalam buku-buku maupun artikel-artikel di berbagai media. Pada intinya ternyata usaha masyarakat dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), serta Pengadilan untuk membendung lajunya nikah dini dan Dispensasi Nikah itu belum membuahkan hasil yang memuaskan, justeru tiap tahun jumlah kasus DK semakin naik. Oleh karena itu Penulis tertarik untuk turut urun rembug dengan tujuan agar dapat mengatasi masalah banjir DK include ND yang terjadi di negeri kita ini.

Bahwa penulis sadar, bukan anggota dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sehingga tidak ahli dalam menangani banjir, namun dari kecil sering melihat banjir di sekeliling kita dan di berbagai wilayah, melalui berbagai media informasi. Apabila terjadi banjir, rata-rata masyarakat, jarang yang mengamati atau mencari apa penyebab terjadi banjir, apakah hanya karena curah hujan sangat deras saja, ataukah karena penebangan pohon yang kebablasan, atau karena air dari hulunya yang sudah besar, lalu tersumbat pada hilirnya, atau jangan-jangan masyarakat juga turut andil dalam kemacetan saluran air itu. Bisa jadi selokan-selokan warga belum sesuai dengan aturan yang ada, mungkin juga sampah kita belum disiplin dibuang pada tempat yang ada. Boleh jadi resapan-resapan air di lingkungan rumah kita, di apartemen-apartemen dan bangunan-bangunan mewah yang menjulang tinggi belum memadai. Apabila demikian, tentu tindak bijak apabila terjadi banjir, lalu terburu-buru memvonis Gubernurnya yang salah, atau bupatinya yang salah atau wali kotanya yang tidak tanggap, terus mendesak mereka agar mundur dari jabatannya, tanpa mencari dan menelitinya secara komprehensif.

Dari uraian-uraian di atas muncul suatu rumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana teknis membendung dan mengatasi Banjir Dispensasi Kawin bagi para remaja yang masih di bawah umur.
2. Bagaimana cara membendung para remaja agar tidak melakukan free sex.

B. Pembahasan

Semua anak dan cucu kita, para remaja dan para pemuda Indonesia yang hidup masa kini, secara alamiah pada saatnya nanti akan menggantikan para genarasi senior yang masih eksis pada saat ini. Mau tidak mau pihak-pihak yang kini sedang berkuasa entah di posisi apapun, atau sedang menduduki pada jabatan apapun atau sedang bekerja apapun, pada masanya nanti akan memasuki purna dan pada akhirnya memasuki tutup usia. Maka dari itu supaya generasi esok lebih baik, kita harus mempersiapkan anak, dan cucu kita dengan sebaik-baiknya, semoga hari esok lebih baik dari pada hari ini jangan sebaliknya.

Sadar atau tidak, bahwa negara-negara asing secara langsung atau tidak langsung dari dulu hingga saat yang tak terhingga selalu mengincar kekayaan nagara kita dan ingin menguasainya. Apabila seandainya anak cucu kita terjerumus kepada lembah narkoba semunya atau droup out semua, bodoh-bodoh semua, anak-anak kita nikah dini semuanya sehingga hanya sibuk mengurus anak-anaknya sendiri tidak peduli pendidikan tidak peduli agama yang baik, tidak peduli berpolitik, tentu dengan sangat gampangnya negara asing menjajah dan menguasai bangsa Indonesia yang tercinta.

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Purworejo Kelas I B

Jl. Pahlawan No. 5 Purworejo, Jawa Tengah 54171
Tlp./Fax (0275) 323180

Email PA Purworejo :
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Email Kepaniteraan / (*Relaas) :
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lokasi Kantor location pin

Tautan Aplikasi