Sistem Ekonomi Islam dan Pandangannya Terhadap Sistem Ekonomi Kapitalis

Artikel Peradilan 0

Sistem Ekonomi Islam dan Pandangannya Terhadap Sistem Ekonomi Kapitalis
Oleh Al Fitri, S.Ag., S.H., M.H.I. ( Hakim Pengadilan Blambangan Umpu )

Sejarah mencatat berbagai sistem telah terjadi pasang surut dan tenggelam. Berbagai rencana komprehensif organisasi sosial telah diusulkan dan pernah dipraktekkan, di antaranya feodalisme, kapitalisme, sosialisme, komunisme dan Islam. Dalam teori dan prakteknya masing-masing menyuguhkan kerangka yang berbeda tentang organisasi sosial tersebut. Salah satunya memperkenalkan kerangka sistem ekonominya masing-masing.

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.

Secara umum sistem ekonomi konvensional yang bersifat hidonistiklah yang berkembang secara umum sehingga terkadang terkesan sistem ekonomi yang lain belum dominan. Secara global masyarakat mengenal sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Sistem kapitalis dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumber daya yang terbatas. Sedangkan sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran atau dengan kata lain pemilikan harta hanya oleh negara semata, dan adanya kesamaan di bidang ekonomi. Problematika yang dilahirkan oleh kedua sistem ini makin banyaknya kesenjangan, depresiasi dan inflasi yang inggi. Sementara itu perekonomian dunia juga mengenal sistem ekonomi selain kedua kapitalis dan sosialis, yaitu sistem ekonomi Islam yang lahir sejak 14 abad yang lalu. Pemikiran ekonomi Islam bermula sejak Nabi Muhammad saw dipilih dan diangkat sebagai Nabi dan Rasul.

Secara umum sistem ekonomi konvensional yang bersifat hidonistiklah yang berkembang secara umum sehingga terkadang terkesan sistem ekonomi yang lain belum dominan. Secara global masyarakat mengenal sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Sistem kapitalis dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumber daya yang terbatas. Sedangkan sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran atau dengan kata lain pemilikan harta hanya oleh negara semata, dan adanya kesamaan di bidang ekonomi. Problematika yang dilahirkan oleh kedua sistem ini makin banyaknya kesenjangan, depresiasi dan inflasi yang tinggi. Sementara itu perekonomian dunia juga mengenal sistem ekonomi selain kedua kapitalis dan sosialis, yaitu sistem ekonomi Islam yang lahir sejak 14 ad yang lalu. Pemikiran ekonomi Islam bermula sejak Nabi Muhammad saw dipilih dan diangkat sebagai Nabi dan Rasul.

Kehadiran sistem ekonomi Islam secara fundamental berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosial meskipun ada sisi persamaannya. Namun sisi perbedaanya lebih kentara. Azaz yang dipergunakan oleh keduanya (kapitalis dan sosialis) tentang kebobrokannya dan absuritas dari satu aspek, sedangkan aspek yang lainnya adalah methode pemecahannya jelas bertentangan dengan operasional (thariqah) Islam yang bersumber syariat. Perbedaan antara ekonomi Islam dengan konvensional dapat pada hal-hal yang aplikatif, dan pebedaan yang mendasar secara falsafah yang digunakan. Oleh sebab itu, pemahaman tentang perbedaan sistem ini sangat diperlukan, guna mengetahui dan menentukan sistem ekonomi yang paling baik untuk diaplikasikan.

baca artikel selengkapnya

 

 

Tags:
Informasi SMS Perkara